Home » blog » Cara Mengatasi Kram Otot Saat Mendaki Gunung

Cara Mengatasi Kram Otot Saat Mendaki Gunung

kram otot

Kegiatan hiking merupakan kegiatan yang tergolong dalam olahraga atau kegiatan yang tergolong berbahaya pasalnyaa nyawa kita yang jadi taruhannya karena kita harus berhati-hati dalam melangkahkan kaki kita.

Dalam hiking kita juga dituntut untuk selalu prima  karena kita akan trusterusan berjalan tanpa henti meskipun berhenti itupun juga tidak lama hanya sesaat saja. Banyak sekali dampak negative jika kita terus terusan bergerak apa lagi melebihi kemampuan kita salah satunya mulai dehidrasi, kaki lecet sampai dengan kram otot semua itu pasti akan mengganggu kita dalam perjalannan mendaki gunung.

Sedikit tips sederhana untuk mencegah kram yaitu alas kaku yang kita gunakan haruslah senyaman mungkin seperti halnya sepatu gunung yang kita pakai pakailah sepatu yang nyaman bagi kaki dan tidak membuat kaki menjadi lecet. Banyak sepatu yang menawarkan kelebihan tersebut seperti Sepatu Gunung SNTA. Nah untuk kali ini kita akan membahas mengenai salah satu akibat dari terus menerus yaitu “KRAM”

Apa itu kram ?

Sebelumnya pernah kah anda merasakan kaki anda sakit terasa kaku semakin kita gerakkan malah semakin sakit, bahkan setelah selesai kram pun kadang masih kerasa sakit.

Kram adalah beberapa kumpulan otot badan kita yang memendek atau otot berkontraksi dengan cara cepat atau dating tiba-tiba yang nantinya menyebabkan kaki atau bagian badan kita susah untuk di gerakkan.

Nyeri akibat kram otot bisa berlangsung selama beberapa dtk hingga mnt menggunakan taraf keparahan yang bervariasi. Wilayah yg paling sering terkena kram otot umumnya artinya otot betis bagian bawah dan  otot belakang lutut.

Ada beberapa bagian tubuh yang sering terkena kram bagian ini biasanya yang sering aktif bergerak karena sesuai yang sudah di uraikan tadi kram biasa terjadi pada otot yang sering di gerakkan berikut ini adalah salah satu bagian tubuh yang sering kram adalah :

  1. Kram di kaki

Korban dibantu berdiri serta berat badannya di tahan dengan kaki bagian depan. Sesudah kejang pertama berlalu, pijat kakinya secara perlahan.

  1. Kram pada betis

Lutut korban diluruskan, kaki ditekan agak kuat serta manatap ke atas menunjuk ke tulang kering. Pijat ototnya dengan cara menekan dengan kuat untuk memberikan efek tenang pada otot.

  1. Kram pada paha

buat kram pada paha bagian belakang, lutut korban diluruskan lalu angkat kakinya. Buat kejang di paha bagian depan, lutut ditekuk. Pada ke 2 paha, pijat otot secara kuat.

Mengapa kram otot bisa terjadi

Kram atau yang bisa disebut dengan kotraksi otot dapat terjadi jika ada pemicunya berikut ini penyebab yang dapat menjadikan kram :

  • Kram bias disebabkan oleh kurangnya sirkulasi darah ke otot yg terkena
  • bisa terjadi karena suhu lingkungan yg dingin
  • Pemanasan sebelum olah raga yang kurang maksimal
  • Kram otot dapat terjadi sebab letih (penggunaan otot yang berlebihan)
  • Berolah raga di cuaca panas
  • kehilangan cairan tubuh atau kekurangan cairan serta elektrolit (terutama kekurangan kalium dan  natrium)
  • bisa juga dampak trauma di tulang dan otot yang bersangkutan atau kekurangan magnesium
  • Kram otot jua bisa terjadi akibat aliran darah ke otot yg kurang baik

Bagaimana meredakan kram otot

jika anda terkena kram saat perjalannan mendaki gunung atau sedang beolah raga jangan khawatir berikut ini cara meredakan kram otot adalah :

  • Meregangkan otot-otot yg sedang kram (hindari menggerakkan atau mengkontraksikan wilayah otot yang sedang kram)
  • Pemijitan di daerah otot yang kram
  • Merilakskan otot yang kram menggunakan mengkompresnya gunakan air hangat
  • Minum yg banyak buat membarui cairan serta elektrolit yg hilang

Bagaimana mencegah kram otot

kontraksi otot atau yang biasa di sebut kram sebenarnya dapat di hindari atau di cegah berikut ini cara pencegahan kram otot adalah sebagi berikut :

  • Selalu melakukan pemanasan sebelum meregangkan otot
  • Tahan setiap peregangan secara singkat kemudian tanggal. Jangan meregang kepusat berasal sakit.
  • Mandi atau berendam menggunakan air hangat sehabis beraktivitas seharian setiap kali sebelum tidur buat mengendurkan seluruh otot yang tegang.
  • Hindari melakukan olah raga atau aktivitas berat secara datang-datang
  • Jika beraktivitas duduk atau menulis dalam jangka ketika yang usang, selang beberapa lama usahakan diselingi pelemasan serta peregangan.

Jika kram masih di rasakan dalam jangka waktu yang lumayan lama sebaiknya segera di periksakan ke dokter untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan

Recent search terms:

If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.